Jogja Darurat Miras, Muhammadiyah Ajak Warga Cegah Peredarannya
PWM DIY mengungkap peredaran miras kini memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produk secara online. Penjual tidak lagi membuka toko secara terbuka, melainkan menggunakan sistem cash on delivery (COD).
Farid menegaskan perlunya edukasi berkelanjutan hingga ke tingkat paling bawah.
“Kita harus terus kampanyekan dan edukasi masyarakat sampai di akar rumput. Kita harus menyuarakan darurat miras dari pos ronda sampai lembaga pendidikan,” ucapnya.
PWM DIY juga mengundang seluruh organisasi kemasyarakatan di Yogyakarta untuk ikut menyuarakan pencegahan miras. Edukasi akan dilakukan melalui jaringan organisasi dan lembaga pendidikan yang berada di bawah Muhammadiyah.
“Pesan moral ini harus terus disuarakan agar tidak ada lagi peredaran miras,” ujar Farid.
Editor: Donald Karouw