Jenazah Asep Warlan Dimakamkan di TPU Maleer, Tangis Keluarga Pecah
Selama hampir tiga minggu, almarhum Asep Warlan menjalani perawatan di ruang ICU Rotinsulu dengan kondisi infeksi sangat berat. Setelah tiga pekan di RS Rotinsulu, akhirnya, almarhum dipindah ke RSHS Bandung. Namun, kondisi kesehatan almarhum menurun dan meninggal dunia pada Senin (14/3/2022) sekitar pukul 11.25 WIB.
"Ayahanda kami (almarhum Asep Warlan) tidak memiliki komorbid (penyakit bawaan). Almarhum meninggal dunia akibat imun tubuh melemah dan mengalami infeksi di paru-paru. Saat itu sudah negatif (Covid-19)," kata Yogi Tatanegara ditemui di rumah duka.
"Jadi down (kesehatan almarhum menurun) seminggu setelah sakit. Langsung masuk ICU. Karena enggak bisa napas, sesak terus. Akhirnya dibawa dari Rotinsulu ke RSHS," ujarnya.
Saat di rawat di RSHS, almarhum dirawat namun telah dinyatakan negatif Covid-19. Namun kondisi paru-paru almarhum masih infeksi. Sejak saat itu, almarhum terus menggunakan alat bantu pernapasan di ruang ICU.
"Tadi malam ngedrop, kondisi masih di ICU karena kondisi belum bisa lepas alat. Kemudian pada pukul 11.25 dinyatakan meninggal dunia," tutur Yogi Tatanegara.
Sementara itu, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, almarhum Asep Warlan berjasa kepada Pemkot Bandung dalam hal kebijakan tata kota. "Kepergian almarhum menjadi pukulan bagi pemerintah kota karena kehilangan sosok penting," kata Sekda Kota Bandung Ema Sumarna.
Editor: Agus Warsudi