Jembatan Penghubung Purwakarta-Karawang Akan Dibongkar, Emak-emak Protes
"Jika jembatan sepanjang 130 meter dengan lebar 7 meter ini dibongkar, warga harus kembali menggunakan perahu dengan risiko tinggi. Selain itu, kesulitan beraktivitas serta membuat Desa Tegal Lega akan kembali terisolasi," kata Kepala Desa Tegal Lega, Endang Suhayat.
Diketahui, warga Desa Tegal Lega meski masuk Kabupaten Karawang, namun lokasinya lebih dekat ke pusat Kota Kabupaten Purwakarta, yakni hanya terhalang oleh Sungai Citarum. Mayoritas warganya bekerja, belanja, sekolah dan untuk kebutuhan lainnya ke Purwakarta.
Sementara anggota DPR Dedi Mulyadi, yang datang ke lokasi unjuk rasa, menilai pembongkaran jembatan oleh PT Sinohydro, tidak salah. Karena masa kekuatan jembatan ini telah habis, seiring selesainya proyek kereta cepat.
Jika jembatan ini tetap berdiri dan terjadi peristiwa, mereka harus bertanggung jawab.
Mantan Bupati Purwakarta dua periode ini meminta pemerintah memberi solusi kepada warga, yakni membangun jembatan permanen di lokasi ini.
Menurut, selama jembatan ini belum dibangun, Dedi meminta PT Sinohydro tidak membongkar jembatan. Namun, agar tidak terjadi hal-hal yang diinginkan warga diimbau untuk memperhatikan kekuatan jembatan.
Editor: Asep Supiandi