Jembatan KW6 Senilai Rp10 Milliar yang Ambles di Karawang Mulai Diperbaiki
Intensitas hujan yang tinggi tinggi menyebabkan dasar fondasi jembatan tergerus sebaba tepat di bawahnya merupakan aliran irigasi. "Ini harus segera diperbaiki karena menjadi jalan penghubung antarkecamatan," kata Endang.
Jembatan KW 6 di Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, rusak parah sehingga harus ditutup sejak awal Januari 2022. Padahal jembatan senilai Rp10 miliar itu belum satu bulan diresmikan oleh Bupati Karawang Cellica Nutrachadiana.
Pemkab Karawang diminta menindak tegas pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang dan kontraktor pelaksana yang bekerja asal-asalan.
"Ini jelas-jelas membahayakan masyarakat karena kerusakannya parah. Beton penyangga dan coran dalam kondisi retak-retak. Padahal jembatan ini baru diresmikan Bupati Cellica, kok langsung rusak. Berarti laporan ke bupati bohong dong, kalau pekerjaan ini sudah selesai sesuai perencanaan," kata Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) Karawang Asep Agustian, Sabtu (15/1/22).
Menurut Asep Agustian, pembangunan jembatan KW 6 dinilai asal-asalan dan tidak mengutamakan kualitas kontruksi hingga cepat rusak. Padahal jembatan dengan lebar 7 meter dan panjang 43,50 meter itu menjadi akses penting, penghubung Kecamatan Rawamerta dengan Kecamatan Karawang Barat.