Jelang Operasi Rekonstruksi Wajah Korban YTR, RSHS Bandung Fokus Redakan Infeksi
Pihak RSHS menegaskan saat ini fokus utama tim medis adalah menstabilkan kondisi pasien agar tidak terjadi komplikasi lebih lanjut. Setelah infeksi mereda, tahap rekonstruksi akan dilakukan secara bertahap.
Tim medis juga menyebutkan kondisi infeksi yang berat berpotensi menyebabkan komplikasi serius, termasuk sepsis, jika tidak ditangani secara optimal.
Terkait isu yang beredar mengenai adanya belatung pada bagian tubuh korban, pihak rumah sakit menegaskan hal tersebut berkaitan dengan infeksi berat yang dapat terjadi pada luka karena tidak tertangani dalam waktu lama.
Selain itu, pihak rumah sakit juga mengonfirmasi adanya tato pada tubuh YTR, namun tidak merinci lebih jauh lokasi maupun detailnya.
Direktur RSHS menambahkan bahwa seluruh proses tindakan medis akan dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan kondisi pasien. Operasi rekonstruksi diperkirakan membutuhkan waktu hingga hampir satu tahun.
"Kalau kondisi infeksinya sudah mereda, baru kita mulai tahap rekonstruksi secara bertahap," ujarnya.
Hingga kini, YTR masih menjalani perawatan intensif di ruang perawatan RSHS Bandung dengan pengawasan ketat tim medis.
Editor: Donald Karouw