Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masuki Pancaroba, LPB MUI Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrem saat Arus Balik
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Musim Kemarau Awal Juni, Cuaca di Bandung Akan Terus Berubah

Selasa, 10 Mei 2022 - 16:23:00 WIB
Jelang Musim Kemarau Awal Juni, Cuaca di Bandung Akan Terus Berubah
Wilayah Bandung akan mengalami cuaca berubah-ubah menjelang musim kemarau Juni mendatang. (Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Kondisi cuaca di Bandung Raya dan Jawa Barat akan terus berubah dalam beberapa pekan ke depan , seiring masuknya pancaroba jelang kemarau Juni mendatang. Beberapa cuaca yang akan ditemui misalnya panas, hujan ekstrem, dingin, dan lainnya. 

Sejak kemarin misalnya, suhu di Bandung cukup panas. Seminggu terakhir ini BMKG Bandung mencatat suhu maksimum yang terobservasi berkisar antara 29,6 hingga 31,6 derajat Celcius. Suhu maksimum ini sudah melebihi suhu maksimum normal kota Bandung yaitu 28,8 derajat Celcius. 

Selain itu, kelembaban relatif yang tercatat oleh BMKG Bandung dalam seminggu terakhir berkisar antara 89 persen-91 persen, dengan nilai normalnya yaitu 88 persen. Perpaduan antara suhu tinggi dengan kelembaban relatif yang tinggi menjadi penyebab utama mengapa suhu atau cuaca di wilayah Bandung Raya seminggu terakhir ini terasa panas dan gerah. 

Menurut Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu, suhu udara menjadi panas dari rata-rata normalnya disebabkan beberapa faktor. Pertama, posisi gerak semu matahari yang pada saat ini berada di sekitar equator, sehingga kondisi pertumbuhan awan di wilayah Jawa Barat dan Pulau Jawa pada umumnya berkurang. 

"Dengan berkurangnya jumlah awan di atmosfer, maka energi matahari yang diterima permukaan bumi semakin banyak hingga cuaca pada siang hari terasa semakin panas dan lembap," ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut