Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kota Cimahi Kembali ke Zona Oranye, PSBM Tetap Diberlakukan Dua Pekan
Advertisement . Scroll to see content

Jejak Sejarah Perjuangan Bangsa Bertebaran di Cimahi, Kenangan bagi Generasi Penerus

Selasa, 10 November 2020 - 17:44:00 WIB
Jejak Sejarah Perjuangan Bangsa Bertebaran di Cimahi, Kenangan bagi Generasi Penerus
Pusat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Militer Cimahi salah satu jejak sejarah pendudukan Belanda di Indonesia. Foto/Cimahi Heritage
Advertisement . Scroll to see content

"Cimahi itu kental dengan nilai historis walau ada beberapa yang tidak tercatat dalam sejarah. Seperti pertempuran skala besar dan berlangsung berhari-hari pernah terjadi di sini," kata Machmud, Selasa (10/11/2020).

Sebut saja, pertempuran alun-alun, Tagog, Cimindi, Baros, Babakan Kandanguncal, Babakan Santri (Gunung Bohong), dan sejumlah pertempuran lain.

Pertempuran dengan durasi paling lama, ujar Machmud, terjadi di kawasan Penjara Militer Poncol, Jalan Gatot Subroto. Pertempuran itu melibatkan kompi, laskar, Badan Keamanan Rakyat (BKR), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

"Perangnya berlangsung empat hari empat malam. Dikarenakan persenjataan laskar, BKR, TKR, dan kompi, terbatas, akhirnya belum bisa mengalahkan Belanda," ujar pria yang berprofesi jurnalis ini.

Para pejuang yang terlibat dalam sejumlah pertempuran di Cimahi di antaranya Daeng M Ardiwinata, Sukimun, Embang Artawidjaya, Kapten Ishak, hingga Ade Arifin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut