Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolda Jabar Ancam Ambil Langkah Hukum bagi Provokator Vaksinasi Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Jawa Barat Digempur Hoaks Vaksinasi Covid-19, Warga Diimbau Tak Mudah Percaya

Kamis, 21 Januari 2021 - 00:00:00 WIB
Jawa Barat Digempur Hoaks Vaksinasi Covid-19, Warga Diimbau Tak Mudah Percaya
Info grafis upaya Bio Farma menepis hoaks terkait vaksin Covid-19. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Santi menyatakan, hoaks vaksinasi Covid-19 selalu dikemas dengan bahasa dan pendekatan emosional. Hoaks pun selalu berisi informasi yang menakutkan di tengah masyarakat. 

"Yang ditonjolkan adalah fear atau ketakutan, dan ini nyambung pisan (sangat berkaitan) dengan psikologi publik saat berhadapan dengan ketidakpastian, ketidaktahuan, dan kecemasan di tengah situasi pandemi," terangnya.

Santi memberikan cara mengatasi hoaks. Pertama, berhati-hatilah dengan narasi yang provokatif dan berlebihan. Pasalnya, hoaks kerap menggunakan kalimat-kalimat sensasional dengan maksud mendiskreditkan satu pihak. 

Oleh karena itu, jika melihat berita dengan narasi atau judul provokatif, masyarakat sebaiknya mencari informasi lain yang serupa dari situs daring resmi atau media arus utama. Ciri hoaks lainnya, kata Santi, adalah ajakan untuk memviralkan. 

"Selalu merujuk pada sumber yang kredibel, seperti otoritas kesehatan dan tokoh-tokoh yang punya otoritas untuk bicara perkara vaksin. Sama-sama dokter, tapi bukan berarti dokter yang satu lebih menguasai persoalan vaksin dibandingkan dokter lainnya yang memang spesialisasinya pada vaksin dan epidemiologi," ujarnya.

Jika sulit membaca tanda-tanda hoaks, masyarakat sebaiknya mengklarifikasi informasi ke situs mauapun instansi cek fakta, salah satunya JSH. 

"Rajin-rajin mengunjungi situs web pemerintah daerah untuk update situasi terkini. Jangan hanya terfokus pada 1-2 media saja," kata Santi. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut