Jamin Nataru di Jawa Barat Aman, Gubernur Ridwan Kamil: Pengamanan Ditingkatkan
Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana mengatakan, terkait antisipasi teror, berbagai upaya telah dilakukan dari deteksi dini, termasuk preventif dan represif.
Jika ada informasi terkait gangguan keamanan, kata Kapolda Jabar, akan ditindak sesuai aturan. "Seluruh polsek dan polres juga bekerja sama dengan temen-temen aparat setempat untuk mendeteksi keberadaan orang-orang yang mencurikan di lingkungan masyarakat," kata Kapolda Jabar.
Irjen Pol Suntana mengimbau masyarakat jika ada pergerakan individu di RT dan RW yang mencurigakan, proaktif melaporkan ke kepolisian. "Lebih baik waspada daripada tidak lalu terjadi peristiwa tidak diinginkan," ujar Irjen Pol Suntana.
Selain aksi teror, ujar Kapolda Jabar, selain mengamankan Natal dan tahun baru, personel telah diinstruksikan menjaga seluruh objek wisata.
"Kami tekankan di sini, tidak boleh ada aksi premanisme di tempat wisata. Kami ingatkan untuk tidak melakukan aksi premanisme. Kami akan melakukan tindakan tegas," tutur Kapolda Jabar.
Untuk mengamankan Nataru di Jawa Barat, kata Irjen Pol Suntana, sebanyak 26.293 personel Polda Jabar dan jajaran, TNI, serta unsur terkait dikerahkan dalam Operasi Lilin Lodaya 2022.
"Mereka disebar menjaga tempat ibadah, objek wisata di 320 pos, baik pospam, terpadu dan pelayanan," ucap Irjen Pol Suntana.
Editor: Agus Warsudi