Jalan Lingkar Padalarang Telan Dana Rp100 Miliar, Ditarget Selesai 1,5 Tahun
Hengki menyatakan, kehadiran Jalan Lingkar Padalarang merupakan lanjutan dari Flyover Simpang Padalarang, yang manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat dan bukan hanya warga Kota Baru Parahyangan. Bahkan kini sudah mulai terlihat bangkitan ekonomi di kawasan sekitar dengan kehadiran infrastruktur jalan yang semakin bertambah.
"Pembangunan ini terwujud berkat sinergi pendanaan pembangunan dari pihak PT Bela Putra Intiland melalui program CSR. Sebab jika melalui APBD sangat berat, karena dua tahun ini adalah tahun yang berat imbas COVID-19," ujarnya.
GM PT Bela Putra Intiland Ryan Brasali mengatakan, pendanaan pembangunan jalan lingkar berasal dari CSR pihaknya senilai Rp100 miliar. Tercatat dari total panjang jalan 7,4 km, sekitar 3 km adalah lahan milik PT Bela Putra Intiland dan sisanya ada lahan masyarakat dan HGU.
"Selain pembangunan jalan lingkar, kami juga sudah menyerahkan akses jalan utama ke Pemda KBB untuk pengelolaannya. Semoga saja dalam 18 bulan pembangunannya selesai karena jalannya memang cukup terjal," kata Ryan Brasali.
Diberitakan sebelumnya, pembangunan Jalan Lingkar Padalarang dari Kota Baru Parahyangan ke Citatah, Cipatat, KBB, diperkirakan membutuhkan waktu dua tahun. Penyebabnya, kawasan lingkar padalarang terjal sehingga sulit ditembus.
"Pembangunan Jalan Lingkar Padalarang sepanjang 7,4 kilometer dalam waktu dekat dimulai. Namun melihat fakta di lapangan, kemungkinan butuh dua tahun untuk bisa merampungkannya," kata Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Pemda KBB Maman Sulaeman, Rabu (16/2/2022).
Maman menyatakan, bersama pelaksana tugas (plt) Bupati Hengki Kurniawan dan pejabat dari Bapelitbangda, sudah melakukan survei lapangan dengan mengendarai motor trail. Ternyata medan yang dilalui cukup sulit dan terjal, sehingga pengerjaan jalan lingkar itu diperkirakan butuh waktu lama.
Editor: Agus Warsudi