Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Lokasi Rawan Bencana saat Libur Nataru di Bandung Barat
Advertisement . Scroll to see content

Jalan Asia Afrika Bandung Ditutup saat Malam Tahun Baru, Ini Penyebabnya

Kamis, 22 Desember 2022 - 17:24:00 WIB
Jalan Asia Afrika Bandung Ditutup saat Malam Tahun Baru, Ini Penyebabnya
Wisatawan dan warga kota memadati Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. (Foto: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

"Saat car free night, hanya pejalan kaki yang masuk ke kawasan Asia Afrika. Kendaraan tidak boleh masuk dulu sepanjang pergantian tahun baru," ujar Kombes Pol Aswin Sipayung.

Selain melakukan penutupan di Jalan Asia Afrika, kata Aswin, polisi juga bakal melakukan pengalihan arus lalu lintas di flyover Pasupati atau Jalan Prof Muchtar Kusumaatmadja jika telah terjadi kepadatan. 

Petugas juga akan menghalau kerumunan di atas jembatan karena selain membahayakan juga mengganggu arus lalu lintas kendaraan. Setiap malam pergantian tahun, flyover Pasupati kerap jadi tempat berkumpul warga.

"Pengalihan arus ada, nanti di Jalan Layang Muchtar Kusumaatmadja, pada jam 00.00 WIB tahun baru, akan ada pengalihan arus," tutur Kapolrestabes Bandung.

Kombes Pol Aswin pun mengimbau warga agar tak berhenti di sekitar flyover Pasupati saat malam pergantian tahun untuk mencegah kemacetan. "Kami menginginkan mobil kendaraan di Bandung itu semuanya berjalan, tidak ada yang berhenti atau stuck, sampai crowded," ucapnya.

Sementara itu, untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polrestabes Bandung mengerahkan 1/3 kekuatan ditambah personel TNI dan unsur terkait lainnya. Total 1.575 personel TNI, Polri, dan instansi terkait dikerahkan untuk mengamankan Nataru di Kota Bandung.

Polrestabes Bandung dan Pemkot Bandung mendirikan 21 pos, terdiri atas pos terpadu, pengamanan, dan pelayanan. Fokus pengamanan tempat ibadah atau gereja dan pusat keramaian. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut