Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilkades Serentak 2021 di Bandung Barat Terancam Ditunda
Advertisement . Scroll to see content

Jadwal Pilkades Serentak Masih Belum Jelas, Para Cakades di KBB Resah

Selasa, 07 September 2021 - 20:04:00 WIB
Jadwal Pilkades Serentak Masih Belum Jelas, Para Cakades di KBB Resah
Pelaksanaan Pilkades Serentak 2021 di Kabupaten Bandung Barat masih belum jelas menyusul penerapan PPKM. (Foto: Ilustrasi/Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2021 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum jelas kapan akan digelar. Awalnya pencoblosan di 41 desa akan dilakukan pada 29 Agustus lalu, namun karena ada PPKM Darurat dan berlanjut PPKM Level 3 akhirnya semua tahapan pesta demokrasi terpaksa ditunda sementara. 

Salah seorang bakal calon Kepala Desa Tenjolaut, Kecamatan Cikalongwetan, Ahmad Chandra Nurfalahudin (29) mengatakan, adanya penundaan itu jelas membuat agenda yang telah disusun menjadi berantakan. Selain rugi dari pewaktuan materi yang disiapkan pun pasti akan menjadi membengkak dua kali lipat.

"Awalnya kan saya berhitung penjoblosan dilakukan 29 Agustus, maka dari Januari sudah bergerak. Tapi pas ada pengumuman diundur, saya langsung rem dulu, gak terlalu jor-joran ke lapangan karena menunggu dulu kepastian jadwal terbaru," ucapnya di Ngamprah, Selasa (7/9/2021).

Hingga saat ini, dia belum mengetahui kapan tahapan akan dimulai lagi karena masih terkendala PPKM Level 3. Itu praktis berimbas kepada risiko politik yang harus disiapkannya termasuk strategi pendekatan ke masyarakat. Ketidakpastian waktu ini juga, jelas membuatnya dan juga bakal calon lainnya gelisah. 

Ketua KNPI Kecamatan Cikalongwetan Periode 2016-2019 ini mengaku, sambil menunggu proses tahapan kegiatannya diisi dengan penyiapan konsep visi misi dan strategi kampanye. Apalagi sekarang masih pandemi Covid-19 sehingga silaturahmi dengan konstituen maupun masyarakat harus dibatasi mengacu kepada prokes pemerintah. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut