Jabar Segera Berlakukan Belajar Tatap Muka di Sekolah, Ridwan: Ada Syaratnya
Selain itu, untuk menghindari kerumunan di sekolah, pihak sekolah bisa melakukan shifting jadwal masuk. Sekolah tidak bisa memaksa seluruh pelajar masuk sekolah untuk melaksanakan KBM tatap muka jika ada orang tua murid yang masih khawatir akan kesehatan putra-putrinya.
Tak hanya itu, meskipun ke depannya KBM tatap muka bisa dilaksanakan, dia meminta komitmen dari seluruh pihak untuk bersama menangani Covid-19. Paling penting, patuh dan taat dalam melaksanakan protokol kesehatan di masa normal baru.
"KBM harus mengedepankan protokol kesehatan di sekolah. Maka dari itu, kepala sekolah harus mengontrol pelaksanaan KBM dan harus menyediakan berbagai peralatan sebagai upaya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya.
Ridwan Kamil juga mengatakan, sesuai kesepakatan, proses pembelajaran di kelas harus dibatasi dan bergiliran. Setengah dari siswa bisa belajar di sekolah dan setengah lagi di rumah.
Editor: Maria Christina