Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Surabaya Layani 38.000 Penumpang
Advertisement . Scroll to see content

Isu Pemekaran Provinsi di Pulau Jawa, Ini Faktanya

Jumat, 02 September 2022 - 17:18:00 WIB
Isu Pemekaran Provinsi di Pulau Jawa, Ini Faktanya
Isu pemekaran provinsi di Pulau Jawa yang pernah heboh di media sosial merupakan kesalahan masyarakat dalam mencerna informasi yang beredar. (Foto: kominfo.go.id).
Advertisement . Scroll to see content

CIREBON, iNews.id - Isu pemekaranprovinsi di Pulau Jawa yang pernah heboh di media sosial merupakan kesalahan masyarakat dalam mencerna informasi yang beredar. Faktanya ternyata informasi tersebut tidak benar.

Belakangan ini ramai perbincangan di media sosial mengenai isu pemekaran provinsi di Pulau Jawa. Unggahan di media sosial yang memperlihatkan gambar peta di Pulau Jawa dan terdapat informasi terkait rencana pemekaran sembilan provinsi baru di Pulau Jawa. 

Unggahan itu bertuliskan, Mungkin biar makin gampang kalo main KOTLA?".

Faktanya, unggahan yang menyebutkan rencana pemekaran sembilan provinsi baru di Pulau Jawa merupakan disinformasi. Mengacu buku Journalism, ‘Fake News’ & Disinformation (2018) terbitan UNESCO menjelaskan, disinformasi adalah kebohongan yang disengaja dan secara aktif diinformasikan oleh aktor jahat. Dengan kata lain, disinformasi merupakan informasi yang keliru dan orang yang menyebarkannya tahu bahwa itu salah, tetapi tetap menyebarkannya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) Benny Irwan mengatakan, pemerintah belum memiliki rencana untuk memekarkan provinsi mana pun di Indonesia karena masih moratorium. 

Rincian daerah yang diklaim akan menjadi provinsi baru berdasarkan unggahan beredar di media sosial, yakni : 

1. Provinsi Tangerang Raya: Kabupaten Tangerang Utara dan Kota Tangerang Tengah, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Ibu kota provinsi berada di Kota Tangerang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut