Inspiratif, Wanita Korban PHK di Subang Mampu Datangkan Omzet Rp18 Juta per Minggu
SUBANG, iNews.id - Seorang wanita korban PHK di Subang mampu mendatangkan omzet hingga Rp18 juta per minggu dari usaha yang dirintisnya sejak setahun lalu. Wanita ini cukup jeli menangkap peluang usaha setelah tidak lagi bekerja di pabrik.
Mamah Maryamah, warga Desa Tanggulun Timur, Kecamatan Kalijati, Subang ini tidak menjadikan korban PHK dan masa pandemi Covid-19 menjadi hambatan. Justru sebaliknya, bisa mendatangkan keuntungan besar asalkan ada kemauan keras untuk bangkit. Meskipun ketika menerima keputusan PHK dari tempatnya bekerja lantaran bangkrut, dia sempat dilanda kebingungan untuk menyambung hidup.
Berkat berfikir keras dan keuletan yang dimilikinya dia pun mencoba peruntungannya dengan memulai memproduksi jajanan anak. Ya, pilihan usahanya jatuh pada pembuatan arumanis kapas. Berbekal uang sisa pesangon Rp3 juta, Maryamah membeli 1 unit mesin pembuat arumanis dengan bahan baku gula pasir sebanyak 5 kg.
Awalnya, arumanis yang dibuat dijajakan ke setiap pasar malam. Kemudian merambah ke warung-warung di sekitar rumahnya. Tidak kurang dari 30 warung diisi dengan aruamanis kapas buatannya.
"Ternyata sambutan pembeli cukup tinggi, dalam dua hari sudah laris. Saya pun memberanikan diri untuk menambah warung yang dititip sehingga akhirnya sebanyak 50 warung diisi dalam waktu cepat," kata Maryamah, Minggu (14/3/2021).