Tingginya harga sapi potong asal Australia, lanjut Jafar, terjadi akibat menyusutnya populasi sapi potong menyusul sejumlah kejadian bencana alam di Negeri Kanguru itu.
Tanah Longsor Tutup Jalur Tasikmalaya-Pangandaran, 70 KK Terisolasi
"Pada 2019 itu terjadi kebakaran, kemudian 2020 banjir besar, ini menurunkan populasi hampir 24 persen," bebernya.
Disinggung soal kebutuhan daging sapi di Jabar, Jafar menyebutkan bahwa warga Jabar membutuhkan sekitar 195.000 ton daging sapi atau setara satu juta ekor sapi per tahun.
Faktor Gunung Api Meletus dan Kaitannya dengan Pemanasan Global Menurut Vulkanolog ITB
"10 persennya dipenuhi dari peternak lokal, ada juga dari luar daerah, sepeti Jawa Timur, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, Bali. Tapi, sapi impor Australia memang banyak," terangnya.
Jafar mengakui, di tingkat pedagang, harga daging sapi kini sudah mencapai Rp120.000 per kg. Dia berharap, harga daging sapi tak kembali naik.