Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Sukabumi Ambruk Rata dengan Tanah
Advertisement . Scroll to see content

Ini Penyebab Angkot Terbakar di SPBU Jalan Lingkar Sukabumi, Pertamina: Bukan karena HP

Jumat, 03 November 2023 - 20:31:00 WIB
Ini Penyebab Angkot Terbakar di SPBU Jalan Lingkar Sukabumi, Pertamina: Bukan karena HP
SPBU 34.431.21, Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jayakarsa, Baros, Kota Sukabumi belum beroperasi pascakejadian angkot meledak dan terbakar. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Pertamina merilis hasil olah TKP dan penyelidikan penyebab angkot dan dispenser pengisian BBM terbakar di SPBU 34.431.21 Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jayakarsa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi terbakar pada Rabu (1/11/2023) lalu. Insiden itu disebabkan oleh korsleting kelistrikan di kendaraan, bukan karena handphone (HP) yang menyala.

Kesimpulan itu diperoleh setelah PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat melakukan analisis berdasarkan rekaman CCTV di SPBU 34.431.21 yang terbakar tersebut. 

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Eko Kristiawan mengatakan, dari rekaman CCTV SPBU terlihat operator sedang melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) pada mobil angkot, seketika api muncul dari dalam kendaraan dan semakin membesar. 

"Terbakarnya kendaraan diduga terjadi karena korsleting pada kendaraan dan bukan karena hal lain termasuk telepon genggam atau handphone. Saat kendaraan terbakar, petugas SPBU dengan sigap dan tanggap memadamkan api pada mobil tersebut," kata Eko Kristiawan, Jumat (3/11/2013).

Namun dengan menggunakan 8 Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan 2 Alat Pemadam Api Berat (APAB), ujar Eko, api terus membesar dan sulit dipadamkan. Lalu upaya lain juga dilakukan petugas SPBU dengan menghubungi pemadam kebakaran Kota Sukabumi. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut