Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rapid Test Antigen di Rest Area KM 19 Tol Japek, Tujuh Pemudik Reaktif 
Advertisement . Scroll to see content

Ini Penjelasan Dosen Unpad tentang Kekurangan dan Kelebihan Rapid Test Antigen 

Kamis, 24 Desember 2020 - 16:00:00 WIB
Ini Penjelasan Dosen Unpad tentang Kekurangan dan Kelebihan Rapid Test Antigen 
Layanan rapid test antigen. (Foto:Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Pengujian sampel PCR memerlukan laboratorium khusus dan fasilitas yang lengkap serta tenaga ahli. “Lab (laboratorium PCR) punya kapasitas maksimal pemeriksaan. Jika banyak, hasilnya bisa keluar 2–3 hari,” tutur Basti.

Sementara, rapid test antigen relatif lebih mudah pemeriksaannya. Pengujian relatif tidak membutuhkan sarana prasarana lengkap walau tetap memerlukan persyaratan yang wajib dipenuhi. 

Sampel bisa diuji di tempat terbuka tanpa harus dikerjakan di dalam laboratorium. Hasil dari tes antigen juga terbilang cepat, bergantung pada reagennya. Hal ini yang menjadikan tes ini relatif lebih mudah diakses banyak orang.

Walau terbilang lebih mudah, akademisi tetap menyarankan bahwa tes PCR merupakan upaya terbaik jika dilihat dari tingkat akurasinya. World Health Organization (WHO) memberikan pilihan untuk menetapkan tes antigen jika di suatu wilayah memiliki kesulitan dalam mengakses tes PCR. 

“Tes antigen masih lebih baik daripada orang tidak periksa sama sekali terus melakukan perjalanan. Itu yang lebih bahaya,” kata Basti.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut