Ini Motif Pelaku AK Bakar Pool Taksi AA di Gunung Batu Cimahi
"Sedangkan kebutuhan harus ada. Perusahaan mengatakan silakan (pelaku AK) jalan, setoran Rp80.000. Tapi (setotan) gak ketutup juga," ujar Iptu Mugiono.
Menurut keterangan sang istri kepada polisi, AK dikenal cukup tempramental alias pemarah. Pada Sabtu (2/10/2021) pagi, AK mendatangi kantor perusahaan taksi yang tengah dalam keadaan kosong. "Bapak ini (pelaku AK) kan mau ada solusi dari pihak manajemen," tutur Kanit Reskrim Polsek Cimahi.
Lantaran tak mendapatkan jawaban, kata Iptu Mugiono, emosi AK terpancing. Dia kemudian membeli bensin Pertalite di SPBU yang tak jauh dari kantor taksi tersebut. "Di situ dia (AK) beli Rp10.000 dimasukan ke plastik dan tas ransel merah," ucap Iptu Mugiono.
AK yang tak memiliki korek api, kemudian datang ke mes untuk mendapatkan pemantik. "Awalnya niat AK cuman buat nakutin untuk dapatkan solusi atas permasalahannya. Tapi karena tak berhasil bertemu manajemen, akhirnya dia melakukan itu (membakar kendaraan)," ujar Kanit Reskrim.
Emosi AK memuncak. Dia pergi ke garasi tempat puluhan mobil taksi diparkir. AK kemudian mengambil ban bekas dan menyiramkan bensin dan menyulut korek. "Ban bekas itu dibakar lalu didempetin ke mobil," tutur Iptu Mugiono.