Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pelajar SMK di Kota Sukabumi Tewas dengan Luka Bacok di Kepala
Advertisement . Scroll to see content

Ini Kronologi Siswa SMK di Sukabumi Tewas Dibacok, Korban Diduga Bentrok dengan Pelajar Lain

Rabu, 27 Oktober 2021 - 22:00:00 WIB
Ini Kronologi Siswa SMK di Sukabumi Tewas Dibacok, Korban Diduga Bentrok dengan Pelajar Lain
Belokan Jalan Stadion, Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Di lokasi ini korban AM diduga dibacok kelompok pelajar lain. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Advertisement . Scroll to see content

Saat itulah mungkin pelajar yang dibonceng itu, korban AM, dibacok. "Kalau luka yang di kepala, mungkin terjadi saat orang itu (korban AM) mau kabur dengan motor. Karena saat keributan tidak ada yang terjatuh. Ada juga teriakan "Paehan ku aing! Paehan ku aing!" (saya bunuh kamu, saya bunuh kamu)," ujarnya.. 

Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sy Zainal Abidin mengatakan, benar telah terjadi penganiayaan yang menyebabkan seorang pelajar tewas. "Masih proses lidik," kata Kapolres Sukabumi Kota melalui pesan singkat. 

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Sukabumi, tewas dengan luka bacok di kepala diduga akibat dianiayaan dengah senjata tajam. 

Korban berinisial AM (19), warga Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, meninggal pada Senin (25/10/1021). Sebelumnya korban  mendapatkan perawatan dari RS Kartika Kasih Kota Sukabumi. 

"Dari keterangan pihak RS Kartika Kasih pada Senin kemarin sekitar pukul 13.00 WIB, korban diantarkan oleh teman-temannya berjumlah tiga orang yang memakai seragam sekolah dengan menggunakan dua unit sepeda motor," kata Kepala Pembinaan Operasi (KBO) Satreskrim Polres Sukabumi Kota Iptu Kartiwan kepada wartawan, Selasa (26/10/2021). 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut