Ini Isi Curhat Guru ASN di Pangandaran Mundur setelah Dipungli dan Diintimidasi
Berat sih, orang tua juga berat. Ibu saya nangis-nangis. Ayah saya juga bingung harus ngomong apa. Cuman ya, mudah-mudahan ada rezeki lain.
Saya memohon banget ya, untuk Pemerintah Pangandaran, udahlah orang-orang yang kayak gitu jangan dipakai terus gitu.
Masak mau kayak gitu terus sih. Udah tahun 2023 ini teh. Masak saya harus nyembah-nyembah biar nggak ada lagi kejadian kayak gitu. Biar nggak ada lagi orang-orang kayak gitu malu. Itu aja sih paling yang bisa saya sampaikan.
Terima kasih banyak untuk atensi orang-orang di warganet."
Husein, ditemui di rumahnya di Kota Bandung, mengatakan, sejak disidang, dia sudah tidak berkenan untuk mengabdikan diri di Kabupaten Pangandaran sebagai guru. Sebab, rasa aman dan nyaman tidak ada.
"Jadi saya pikir lebih baik pulang lah daripada jauh-jauh ke luar kota tapi rasanya kaya bukan di rumah gitu," kata Husein.
Editor: Agus Warsudi