“Saya harus melakukan pemeriksaan, makanya agak lama barusan. Kami cek urine, hasil urinenya ternyata negatif. Tapi yang pasti penyebab kecelakaan, dia yang berusaha mengambil alih atau menyerang sopir yang sedang mengemudikan bus,” katanya.
Kapolda mengatakan, polisi akan mendalami penyebab penumpang tersebut tiba-tiba menyerang sopir. Penyerang tersebut juga akan menjalani pemeriksaan kejiwaaan karena keterangannya dinilai sulit diterima akal.
“Apakah betul, masak sopir dan kernetnya tiba-tiba ingin membunuh penumpangnya berdasarkan hasil pembicaraan di telepon. Ini pasti ada sesuatu yang harus didalami. Nanti kami akan melakukan pemeriksaaan kejiwaan terhadap si Anshor ini,” kata Kapolda.
Saat ini, petugas dari Polres Majalengka di-backup Ditlantas Polda Jabar akan melakukan isolasi terhadap Anshor yang menderita luka dan dirawat di Rumah Skait Mitra Plumbon. Petugas akan melakukan pemeriksaan marathon. Jika yang bersangkutan pulih dari lukanya, tidak menutup kemungkinan petugas juga akan menetapkan laki-laki tersebut sebagai tersangka.
Sebelumnya seorang penumpang mengungkap fakta baru mengenai penyebab kecelakaan maut yang melibatkan bus dan sejumlah kendaraan di ruas Tol Cipali Km 150, Kabupaten Majalengka, Jabar, Senin siang (17/6/2019).