Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Einstein Kutuk Zionisme, Tolak Jadi Presiden Israel, Samakan Partai Yahudi dengan Nazi
Advertisement . Scroll to see content

Ilmuwan Yahudi Albert Einstein Prediksi Kehancuran Israel di Palestina

Senin, 07 Juni 2021 - 17:34:00 WIB
Ilmuwan Yahudi Albert Einstein Prediksi Kehancuran Israel di Palestina
Albert Einstein, ilmuwan Yahudi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Dear Sir,

When a real and final catastrophe should befall us in Palestine the first responsible for it would be the British and the second responsible for it the Terrorist organizations build [sic] up from our own ranks. I am not willing to see anybody associated with those misled and criminal people.

Sincerely yours,

Albert Einstein.

Terjemahannya kurang lebih seperti ini:

Yang terhormat,

Ketika bencana nyata dan terakhir harus menimpa kita di Palestina, yang pertama bertanggung jawab untuk itu adalah Inggris dan yang kedua bertanggung jawab untuk itu organisasi Teroris membangun [sic] dari barisan kita sendiri. Saya tidak ingin melihat siapa pun yang terkait dengan orang-orang yang disesatkan dan para kriminal itu.

Hormat kami,

Albert Einstein.

Surat itu diketik Einstein ditujukan kepada Shepard Rifkin selaku direktur eksekutif American Friends of the Fighters for the Freedom of Israel, yang berbasis di New York. Kelompok itu awalnya diluncurkan untuk mempromosikan ide-ide anti-Inggris yang dicetuskan Stern Gang. Namun, mereka kemudian juga mengumpulkan uang di Amerika untuk membeli senjata yang digunakan untuk mengusir Inggris dari Palestina. 

Surat tersebut telah disahkan keasliannya dan terjual dalam lelang. Surat itu pun digambarkan sebagai salah satu dokumen antizionis paling memberatkan yang dikaitkan dengan sang penemu Teori Relativitas itu.

Surat singkat Einstein itu ditulis kurang dari 24 jam setelah munculnya berita pembantaian Deir Yassin di Yerusalem Barat pada April 1948. Dalam peristiwa itu, sekitar 120 teroris dari kelompok  Irgun pimpinan Begin dan kelompok Stern Gang yang diketuai Yitzhak Shamir (seorang teroris zionis lainnya yang kemudian menjadi perdana menteri Israel) memasuki satu desa Palestina. Di sana, mereka membantai antara 100 dan 250 pria, perempuan, dan anak-anak. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut