Ijtima Ulama dan PII Jabar Gelar Pertemuan di Bandung, Ini Hasilnya
"Kami melihat beliau diharapkan memimpin Indonesia periode 2024-2029. Beliau tokoh sederhana yang tidak pernah menampilkan keglamoran, pengusaha atas. Kaya raya. Insya Alloh tidak korupsi," tutur KH Lilik.
KH Abu Taqi Al-Maqsudi, menambahkan, kegiatan ijtima ulama dan PII Jabar di Kota Bandung ini diikuti oleh 150 orang dari kabupaten dan kota di Jawa Barat. Setelah kegiatan ini, Ijtima Ulama dan PII Jabar akan menyosialisasikan kepada masyarakat tentang sosok Sandiaga Uno agar popularitas dan elektabilitas meningkat sehingga dapat dipilih saat Pilpres 2024.
"Antusiasme habaib, ulama, dai, dan ustaz, pimpinan pondok pesantren mengikuti kegiatan ini luar biasa. Awalnya, kami merencanakan hanya dihadiri 100-130 orang, tetapi yang hadir lebih dari 150 peserta dari kabupaten kota di Jawa Barat," kata KH Abdu Taqi Al-Maqsudi.
Sementara itu, Habib Ahmad Taha Alhaddar mengatakan, dukungan Ijtima Ulama dan PII Jabar telah bulan, mendukung Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Presiden 2021. Saat ini, popularitas dan elektabilitas Sandiaga Uno tertinggi di antara tokoh lain.
Istilahnya, kata Habib Ahmad Taha Alhaddar, Sandiaga Uno ini tokoh mahal. Banyak parpol yang menginginkannya untuk diusung pada Pilpres 2024. Karena itu, Ijtima Ulama dan PII Jabar akan lebih gencar menyosialisasikan figur Sandiaga Uno ke masyarakat.
"Dukungan terhadap Sandiaga Uno ini dilakukan sebagai bentuk bimbingan kepada para pemimpin. Hal itu dilakukan agar pemimpin dapat bekerja dengan baik untuk kepentingan masyarakat," kata Habib Ahmad Taha Alhaddar.
Editor: Agus Warsudi