Ibunda Yuda dan Reza Terima Kematian Anaknya di Tambang Emas Kobar Kalteng sebagai Takdir
Pasalnya, lokasi korban tertimbun sangat dalam, mencapai 65 meter di bawah permukaan tanah. Sedangkan diameter lubang tambang sangat kecil sehingga tabung gas yang harus dibawa tim SAR tak bisa masuk.
"Saya pasrah dengan nasib yang terjadi pada kedua anak saya. Saya hanya berharap Reza ditemukan dalam keadaan selamat. Jika tidak, jenazah Yuda dan Reza bisa dibawa ke Tasikmalaya untuk dimakamkan di kampung halaman," kata Uun.
Diberitakan sebelumnya, Yuda, Reza, dan ayahnya Uus (45), berangkat ke Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah untuk bekerja sebagai penambang emas di tambang dekat Sungai Seribu. Mereka berharap bisa memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.
Yuda, Reza, dan Uus bapaknya sudah bekerja di penambangan selama kurang lebih dua tahun. Keberangkatan mereka dalam tiga bulan terakhir ini merupakan untuk kesekian kalinya.
Anak pertama, Yuda telah lima bulan lalu berangkat ke Kalimantan. Sedangkan reza berangkat dua bulan lalu. Terakhir sang ayah, Uus berangkat ke Kalteng satu pekan lalu.
Hingga hari ini, baru tiga jenazah korban sudah berhasil dievakuasi, yakni Yuda, Solihat, dan Nur Hidayat. Sedangkan tujuh korban lain masih tertimbun di dalam lubang penambangan.
Editor: Agus Warsudi