Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Kedua Pencarian 7 Penambang Emas asal Tasikmalaya di Kobar Kalteng, Nihil
Advertisement . Scroll to see content

Ibunda Yuda dan Reza Terima Kematian Anaknya di Tambang Emas Kobar Kalteng sebagai Takdir

Sabtu, 21 November 2020 - 22:16:00 WIB
Ibunda Yuda dan Reza Terima Kematian Anaknya di Tambang Emas Kobar Kalteng sebagai Takdir
Uun Fatmawati pasrah dengan nasib malang kedua putranya Yuda dan Reza yang menjadi korban tertimbun di penambangan emas Sungai Seribu, Kobar, Kalteng. (Foto: iNewsTv/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

Pasalnya, lokasi korban tertimbun sangat dalam, mencapai 65 meter di bawah permukaan tanah. Sedangkan diameter lubang tambang sangat kecil sehingga tabung gas yang harus dibawa tim SAR tak bisa masuk.

"Saya pasrah dengan nasib yang terjadi pada kedua anak saya. Saya hanya berharap Reza ditemukan dalam keadaan selamat. Jika tidak, jenazah Yuda dan Reza bisa dibawa ke Tasikmalaya untuk dimakamkan di kampung halaman," kata Uun.

Diberitakan sebelumnya, Yuda, Reza, dan ayahnya Uus (45), berangkat ke Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah untuk bekerja sebagai penambang emas di tambang dekat Sungai Seribu. Mereka berharap bisa memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Yuda, Reza, dan Uus bapaknya sudah bekerja di penambangan selama kurang lebih dua tahun. Keberangkatan mereka dalam tiga bulan terakhir ini merupakan untuk kesekian kalinya.

Anak pertama, Yuda telah lima bulan lalu berangkat ke Kalimantan. Sedangkan reza berangkat dua bulan lalu. Terakhir sang ayah, Uus berangkat ke Kalteng satu pekan lalu.

Hingga hari ini, baru tiga jenazah korban sudah berhasil dievakuasi, yakni Yuda, Solihat, dan Nur Hidayat. Sedangkan tujuh korban lain masih tertimbun di dalam lubang penambangan.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut