HUT ke-73 Infanteri, Danpussenif: Manunggal dengan Rakyat Harus Terpatri dalam Jiwa
"Kebersamaan (kemanunggalan) dengan rakyat menjadi bagian penting dan strategis dalam mendukung pencapaian suatu tugas pertempuran," ujar Letjen TNI Arip Rahman.
Danpussenif menuturkan, nilai-nilai ketokohan, patriotisme, kepemimpinan dari seorang Panglima Besar Jenderal Soedirman, nilai kejuangan, profesionalisme keprajuritan, pantang menyerah, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat harus selalu terpatri dalam jiwa setiap prajurit Infanteri.
"Saya berharap, tema tersebut menjadi komitmen bersama untuk diimplementasikan melalui langkah dan tindakan nyata secara konsisten sesuai peran, tugas dan fungsi serta tanggung jawab masing-masing," tutur Danpussenif.
Letjen TNI Arip Rahman mengatakan, tantangan tugas ke depan semakin kompleks dan dinamis dengan berubahnya karakteristik bentuk ancaman. Respons dalam menyikapi hal tersebut telah direalisasikan secara bertahap dengan melakukan transformasi dan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) guna memberikan semangat baru untuk terus mengantisipasi berbagai perubahan.
"Untuk Keluarga Besar Korps Infanteri tetap jaga kekompakan. Pertahankan semangat juang dan kinerja serta kecintaan kepada Korps Infanteri, tidak berbuat pelanggaran dan terus berlomba untuk menciptakan prestasi yang berguna bagi Korps Infanteri, TNI AD, TNI, masyarakat, bangsa dan begara. Salam Yudha Wastu Pramuka, Infanteri Jaya, Tetap Semangat,” ucap Letjen TNI Arip Rahman.