Hukum Tajwid Surat Al Insyiqaq Ayat 11-20, Lengkap dengan Arti dan Penjelasan Rinci
بَلٰىۛ اِنَّ رَبَّهٗ كَانَ بِهٖ بَصِيْرًاۗ
Balaaa inna Rabbahuu kaana bihii basiiraa
Artinya: Tidak demikian, sesungguhnya Tuhannya selalu melihatnya.
بَلٰىۛ = Mad Jaiz Munfashil karena ada mad asli menghadapi huruf alif pada kata yang lain. Panjangnya adalah 2-5 harakat.
اِنَّ = Gunnah karena ada huruf nun ditasydid, cara membacanya harus didengungkan antara 2-3 harakat.
بَصِيْرًا = Mad Iwad karena ada huruf alif di tanwin fathah dan bacaannya berhenti atau waqaf. Hukum tersebut dibaca panjang 1 alif atau 2 harakat.
فَلَاۤ اُقۡسِمُ بِالشَّفَقِۙ
Falaaa uqsimu bishshafaq
Artinya: Maka Aku bersumpah demi cahaya merah pada waktu senja,
فَلَاۤ = Mad Jaiz Munfasil, terjadi karena ada mad asli menghadapi alif pada kata yang lain. Cara bacanya dipanjangkan 2 sampai 5 harakat.
اُقۡسِمُ = Qalqalah Sugra, karena ada huruf qolqolah yakni qaf sukun asli. Dibaca dengan cara memantulkan huruf karena mendapat sukun atau mati di tengah kata atau kalimat.