Hotman 911 Datangi Korban Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Ungkap Kasus Lain di Garut
BANDUNG, iNews.id – Kasus dugaan penculikan, penyekapan, dan penyiksaan sadis yang menimpa seorang warga berinisial YTT di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, memantik perhatian pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Tim advokat dari Hotman 911 resmi turun tangan untuk memberikan perlindungan dan pendampingan hukum gratis bagi korban.
Tim kuasa hukum mengungkap fakta baru yang mencengangkan. Terduga pelaku disinyalir tidak hanya menyiksa YTT, melainkan ada korban lain di kawasan Garut yang mengalami nasib serupa.
Hal itu terungkap saat tim advokat Hotman 911 mendatangi rumah keluarga korban YTT di Rancaekek pada Minggu (21/6/2026). Kedatangan tim hukum ini disambut haru oleh pihak keluarga yang tengah berjuang mencari keadilan.
Perwakilan tim Hotman 911, Pangeran Reza Pramadia menilai tindak pidana yang menimpa korban sudah masuk dalam kategori kejahatan kemanusiaan yang sangat keji dan sadis. Berdasarkan data yang dihimpun, korban YTT disekap dan disiksa secara brutal selama kurang lebih tiga tahun lamanya.
Akibat luka fisik dan trauma psikologis yang mendalam, saat ini YTT masih harus menjalani perawatan medis intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Tim Hotman 911 membeberkan informasi krusial mengenai adanya korban lain yang diduga kuat menjadi mangsa dari pelaku yang sama. Pelaku disinyalir melakukan aksi penyekapan dan penyiksaan serupa terhadap korban lain di wilayah Kabupaten Garut.
"Berdasarkan informasi yang masuk ke tim Hotman 911, ada korban lain di kawasan Garut yang serupa mengalami penyiksaan oleh pelaku. Karena itu, kami berharap pihak kepolisian bergerak cepat agar pelaku bisa segera ditangkap," ungkap Pangeran Reza Pramadia, Minggu (21/6/2026).
Merespons laporan serta atensi publik yang besar terhadap kasus penyekapan tiga tahun ini, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Barat kini telah membentuk tim khusus.
Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku dan saat ini tengah melakukan pengejaran intensif ke sejumlah titik pelarian di Jawa Barat. Pihak Hotman 911 mendesak kepolisian untuk segera menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) agar ruang gerak pelaku semakin mempersempit dan mempermudah penangkapan.
Editor: Kastolani Marzuki