Heboh, Jenazah Keluar dari Kuburan di TPU Sirnaraga Kota Bandung, Ini Penyebabnya
Saat ini, tutur Kapolsek Cicendo, polisi bersama dinas terkait dari Pemkot Bandung, tengah berjaga dan melakukan pendataan ahli waris, guna pemindahan jenazah. "Jenazah masih berada di tempat yang sama (di dalam makam), menunggu ahli waris," tutur Kapolsek Cicendo.
Sementara itu, Kepala UPT Pemakaman Wilayah 3 Dinas Penataan Ruang Kota Bandung Saeful Iman mengatakan, kirmir yang longsor itu membatasi kompleks makam dengan aliran sungai. Di sisi kirmir merupakan jalan setapak.
"Kirmir itu membatasi jalan setapak sekitar 1,5 meter. Jadi sebetulnya yang tergerusnya jalan setapak, lebarnya sekitar satu 1,2 meter panjangnya 30 meter tingginya 3,5 meter. Itu lokasi yang longsornya," kata Saeful Iman.
Makam yang terdampak, ujar Saeful Iman, teridentifikasi 25. Dari 25 makam itu, 10 di antaranya rusak. Rencananya, tujuh dari 10 makam akan dipindahkan, yang terdiri atas 5 makam anak-anak dan dua dewasa.
"Informasi beredar, di sana bilang ada jenazah yang hanyut. Kami pastikan tidak ada. Sudah dicek bersama jajaran Polsek Cicendo dan masyarakat. Ada tiga makam yang jenazahnya terlihat karena makamnya tergerus, kain kafannya yang muncul," ujarnya.
Saeful Iman menuturkan, petugas sedang mengidentifikasi ahli waris tujuh makam yang akan dipindahkan. "Kami kerja sama dengan warga yang tahu keluarganya untuk diinformasikan. Besok kami akan lihat lokasi untuk pemindahan jenazahnya. Bila sudah disetujui keluarga, kami pindahkan, karena termasuk yang parah kondisinya (kerusakannya," tutur Saeful Iman.
Editor: Agus Warsudi