Seusai berkonsultasi dan menjalani serangkaian ritual doa, Yayat pun kini berusaha memasrahkan karier politiknya kepada Yang Maha Kuasa. Selama di padepokan, dia nantinya akan menjalani serangkaian kegiatan mulai dari berzikir dan menyerahkan semua urusan kepada Allah SWT agar tetap tegar dan tak larut dalam penyesalan.
“Target awal saya bisa peroleh 7.000 suara, namun hasil di TPS mungkin hanya 1.000-an. Sangat jauh sekali dari harapan,” ucapnya.
Pimpinan Padepokan Anti-Galau Ustaz Ujang Al-Busthomi mengatakan, Yayat menjadi orang keempat yang datang kepadanya untuk meminta ketenangan batin dan didoakan. Langkah yang dilakukannya yakni memandikan dengan air kembang, diiringi doa dan berzikir agar jiwa yang terguncang kembali tenang.
“Saya selalu sampaikan kepada mereka yang datang, politik hanyalah salah satu perhiasan dunia dan kita tak boleh men-tuhankannya. Tetapi kita harus befokus pada Allah SWT,” ujar Ustaz Ujang.
Editor: Donald Karouw