Hari Juang ke-76 TNI AD, Pangdam Siliwangi Gelar Doa untuk Negeri di Ciamis
"Doa bersama ini juga bentuk penghormatan kepada pahlawan dan pendahulu kita dalam memperjuangkan bangsa dan negara," kata KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Jenderal TNI Dudung menyatakan, peristiwa Palagan Ambarawa menunjukkan bahwa TNI AD tidak pernah berjuang sendiri. Sejarah membuktikan bahwa hanya bersama rakyat dan dukungan dari seluruh komponen bangsa, TNI AD akan kuat dan mampu menjalankan tugas-tugas dengan baik.
Peringatan hari Juang TNI AD ini, ujar Jenderal TNI Dudung, merupakan momentum untuk intropeksi diri, mengevaluasi perjalanan panjang yang telah dilalui sekaligus menetapkan komitmen untuk melakukan lebih baik di masa depan dalam melestarikan tradisi Angkatan Darat guna meningkatkan motivasi semangat jiwa kejuangan, nasionalisme, dan patriotisme dalam melaksanakan tugas dan tantangan ke depan.
Perkembangan dan perubahan spektrum ancaman menuntut prajurit TNI AD memiliki karakter integritas dan moral dengan dilandasi nilai-nilai perjuangan para pahlwan bangsa.
"Beragam peristiwa yang telah terjadi di negeri ini telah menimbulkan luka dan kesedihan mendalam, di antaranya pandemi Covid- 19 beserta dampak sosial maupun ekonominya, musibah bencana alam, isu separatisme Papua, ujaran kebencian dan hoaks atau berita bohong yang mengaitkan isu SARA (suku agama ras dan antargolongan)," ujar Jenderal TNI Dudung.