Hari Ini Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Sadakeling Bandung
Polisi beralasan, kasus ini baru terungkap pada Mei 2023 karena minim saksi mata dan tidak ada alat bukti cukup. Di lokasi kejadian gelap. Rekaman CCTV yang dianalisis tidak cukup membantu mengungkap kasus tersebut.
Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Agah Sonjaya mengatakan, setelah rekonstruksi dan berkas perkara lengkap, penyidik akan melimpahkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung untuk disidangkan. "Bentar lagi dilimpah ke kejaksaan. Namun penyelidikan atas kasus ini masih berjalan," kata AKBP Agah Sonjaya.
Sementara itu, Hani Megawati, ibu kandung almarhum Bintang Rizki Ramadhan, merasa tidak puas dengan penanganan Polrestabes Bandung karena 9 pelaku belum tertangkap.
Hani meminta tolong ke Hotman Paris untuk mengawal kasus tersebut. Permintaan tolong Heni Megawati ke Hotman Paris itu disampaikan melalui sebuah video. Rekaman tersebut diunggah Hotman Paris ke media sosial (medsos) Instagram.
Dalam video itu, Hani Megawati menceritakan proses hukum atas kasus pembunuhan yang menimpa putra sulungnya yang sedang diperjuangkan.
Hani Megawati mengatakan, anaknya, Bintang Rizki Ramadhan menjadi korban pembunuhan pada 25 Februari 2022 dini hari di Jalan Sadakeling, Kota Bandung.
"Proses satu tahun tiga bulan tidak menghasilkan apa-apa. Setelah viral di bulan Mei 2023, barulah tertangkap satu pelaku dari semua pelaku berjumlah 10 orang dan enam orang yang sudah di BAP dilepaskan dengan alasan, saya tidak tahu apa. Dua orang lagi sedang dalam pencarian tapi tidak dikeluarkan DPO. Saya berharap bantuan dari Bapak Hotman Paris dan tim untuk membantu kasus pembunuhan anak saya agar mendapatkan keadilan," kata Hani Megawati.
Editor: Agus Warsudi