Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perajin Tahu Tempe Disubsidi Kedelai, Kadisdagin Kota Bandung: Tak Perlu Mogok
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Terus Naik, Perajin Tempe di Garut Mogok Produksi

Minggu, 30 Oktober 2022 - 11:23:00 WIB
Harga Kedelai Terus Naik, Perajin Tempe di Garut Mogok Produksi
Lapak pedagang tempe di Pasar Cikajang, Kabupaten Garut, tampak kosong Minggu (30/10/2022) pagi. Para penjual memilih tak berjualan akibat kenaikan harga kacang kedelai. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)
Advertisement . Scroll to see content

GARUT, iNews.id - Para perajin tempe di Kabupaten Garut melakukan aksi mogok produksi menyusul kenaikan harga kacang kedelai global. Aksi mogok produksi sejak 29 Oktober 2022 kemarin disebabkan oleh harga kacang kedelai yang hampir menyentuh Rp14.000 per kg. 

"Sekarang kedelai di kisaran Rp13.800 dan Rp13.900 per kg," kata Abdul Azis (38), pengrajin tempe asal Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada MPI Minggu (30/10/2022). 

Menurut Azis, mogok produksi yang dilakukan merupakan kesepakatan seluruh perajin tempe. Dia menjelaskan para perajin seperti dirinya sudah tak bisa lagi mengakali kenaikan bahan baku tempe. 

"Harga naik terus, sekarang hampir tiap hari naiknya," ujarnya. 

Biasanya para perajin mengakali kenaikan ini dengan memperkecil ukuran tempe yang dibuat. "Tapi kalau naik terus seperti ini mau dikecilin seperti apa lagi," ucapnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut