Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Tahu Tempe Naik, Pedagang Sebut Pembeli Tak Ada yang Komplain
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Tak Kunjung Turun, Perajin Tahu Tempe di Bandung Terancam Bangkrut

Kamis, 10 Maret 2022 - 16:15:00 WIB
Harga Kedelai Tak Kunjung Turun, Perajin Tahu Tempe di Bandung Terancam Bangkrut
Infografis Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu Tempe Sulit Untung. (Desain: Masyhudi)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id -Perajin tahu tempe terancam bangkrut alias gulung tikar menyusul harga bahan baku kedelai yang tak kunjung turun. Padahal, selama ini para perajin mengandalkan usaha hanya dari produk tahu dan tempe

Saat ini, harga kedelai di Kota Bandung mencapai Rp12.200 per kg. Bahkan, diprediksi akan terus naik hingga angka Rp13.000 per kg. Tingginya, harga kedelai akan sangat mengganggu para perajin, terutama pelaku usaha skala kecil. 

"Kalau yang usaha kecil sudah banyak yang gulung tikar karena enggak kuat dengan harga kedelai yang terlalu tinggi. Kami masih bertahan karena ini jual langsung ke konsumen," kata  Iniyani, perajin tahu Cibuntu, Kota Bandung. 

Menurut dia, saat ini para perajin tahu tempe sudah tidak bisa berbuat apa-apa terkait tekanan harga kedelai. Opsi menaikkan harga jual tahu, sudah tidak mungkin karena harganya sudah cukup mahal. 

Begitupun opsi memperkecil ukuran karena saat ini ukurannya sudah paling kecil. "Satu sisi kami tidak mungkin lagi menaikkan harga, karena ini tahu kan banyak dikonsumsi masyarakat bawah. Nanti mereka tidak mampu beli. Jadi kami serba susah. Makanya banyak yang memilih berhenti usaha sementara waktu," ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut