Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Beras di Purwakarta Melonjak Naik, meski Mahal Warga Tetap Harus Beli
Advertisement . Scroll to see content

Harga Beras di Bandung Terus Melambung, Tembus Rp16.000 per Kg

Jumat, 01 September 2023 - 12:56:00 WIB
Harga Beras di Bandung Terus Melambung, Tembus Rp16.000 per Kg
Harga beras di Kota Bandung semakin mahal, menembus Rp16.000 per kg. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Sementara itu sebelumnya, ratusan pedagang beras di Jawa Barat mendapatkan alokasi beras maksimal 2 ton per minggu dari beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) Perum Bulog. Beras tersebut diharapkan mampu menstabilkan harga beras di pasaran. 

Diketahui, harga beras umum di pasaran terus melambung naik. Saat ini, harga beras medium berkisar antara Rp10.500-11.500/kg. Sedangkan beras premium ada pada kisaran Rp13.000 hingga Rp14.000 per kg. 

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat M Attar Rizal mengatakan, hingga Agustus 2023 Bulog telah menyalurkan 65.453 ton beras SPHP. Setidaknya ada 139 titik pasar yang terus digelontor beras SPHP melalui Gerakan Siap Jaga Harga Pasar dengan SPHP (SIGAP SPHP) atau operasi pasar. 

"Sedikitnya ada 343 pedagang pasar yang menerima pasokan beras SPHP di Jawa Barat ini," ujarnya.

Beras SPHP dari Bulog, dijual ke pedagang dengan harga Rp8.300 per kg. Adapun pedagang pasar bisa menjual dengan maksimum harga penjualan SPHP senilai Rp9.450 per kg. "Sasaran SPHP ini memang pedagang pasar sehingga mereka bisa menjual eceran kepada konsumen secara langsung," kata dia.

Menurutnya, beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kg. Masing-masing pedagang mendapat alokasi maksimal 2 ton beras per minggu.

"Kami akan terus gelontor SPHP ke masing-masing pedagang di pasar seminggu sekali. Kami berharap, harga beras di pasaran bisa terkendali," ucapnya.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut