Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 30 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
Advertisement . Scroll to see content

Harga Bahan Pokok di Bandung Melambung Tinggi jelang Puasa, Beban Warga Kian Berat

Rabu, 21 Februari 2024 - 10:55:00 WIB
Harga Bahan Pokok di Bandung Melambung Tinggi jelang Puasa, Beban Warga Kian Berat
Pedagang Pasar Tradisional Kosambi, Kota Bandung mengakui adanya kenaikan sejumlah bahan pokok dalam beberapa hari terakhir. (Foto: iNews/Agus Warsudi)
Advertisement . Scroll to see content

"Pasokan mah banyak cuma mahal," katanya.

Ijah pedagang telur mengatakan, harga telur naik dari Rp29.000 per kg menjadi Rp31 per kg. Kenaikan harga telur sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir.

"Kalau ada bansos atau pasar murah, pembeli jadi sepi," kata Ijah.

Sementara itu, Reno (38) pedagang ayam potong mengatakan, harga daging ayam broiler turun tiga hari terakhir dari Rp38.000 menjadi Rp36.000 per kg. Sedangkan ayam pejantan broiler masih mahal untuk ukuran setengah kilogram naik dari Rp32.000 menjadi Rp35.000. 

Rahmat Kurnia, pedagang beras mengatakan, harga beras lokal dijual Rp16.000 per kg. Jenis beras lokal paling mahal mencapai Rp20.000 per kg. Kenaikan harga beras terjadi sejak awal Januari 2024.

"Beras lokal paling murah Rp16.000, paling mahal Rp20.000. Dari awal tahun harga beras naik Rp3.000 per jenisnya. Pasokan sebetulnya ada, tapi gak melimpah," kata Rahmat Kurnia.

Rahmat mengaku mendapat  beras SPH dari Bulog sebanyak dua kuintal dengan harga jual Rp54.500 per lima kg. Beras SPHP banyak dicari sebab harga yang lebih murah.

"Beras SPH ini membantu masyarakat kecil," ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut