Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Warga Gegesik Cirebon Lestarikan Seni Tari Topeng yang Terancam Punah
Advertisement . Scroll to see content

Hampir Punah, Rumah Adat Rangken Khas Indramayu Tinggal 2 yang Tersisa  

Minggu, 13 Februari 2022 - 20:09:00 WIB
Hampir Punah, Rumah Adat Rangken Khas Indramayu Tinggal 2 yang Tersisa  
Rumah Rangken sudah jarang ditemui di Kabupaten Indramayu. Sampai saat ini rumah khas tersebut tinggal dua unit. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)
Advertisement . Scroll to see content


Menurut salah seorang warga di Blok Bonjot Desa Totoran, Masiyem (65) menyampaikan, di blok tempat tinggalnya bahkan hanya tersisa dua unit Rumah Rangken saja, karena sudah banyak yang dibedah.

"Banyak dahulunya di sini, semuanya Rumah Rangken, tapi sekarang banyak yang dibedah rumahnya. Kalau nyaman memang nyaman tinggal di Rumah Rangken, adem kalau lagi siang. Mungkin yang masih asli itu tinggal dua, yang ini ditinggali Saniah dan yang sebelah sana ditinggali Kadinah," ujar dia yang sekaligus tetangga Saniah saat menunjukkan Rumah Rangken kepada MNC Portal, Minggu (13/2/2022).

Alasan Rumah Rangken itu dibedah, kata Masiyem, karena tidak tahan cuaca, atap rumah tersebut sering bocor, terutama saat musim hujan. Mereka mesti rutin menganti atap rumah dengan rangken baru, kekuatan dari rangken ini menurutnya hanya mampu bertahan sekitar 1 tahun.

Sementara, Warga lainnya, Dasminih (50) mengungkapkan, Rumah Rangken yang masih tersisa salah satunya ditinggali oleh anaknya, Kardinah. Sudah sekitar dua tahun anaknya menempati Rumah Rangken tersebut, akan tetapi satu bulan terakhir, anaknya itu mengungsi ke rumah mertuanya, karena rumah Rangken yang ditinggali anaknya itu sekarang sudah waktunya diganti atap.

"Tapi anak saya lagi tidak punya uang, jadi pindah dulu ke rumah mertuanya, barang-barang juga dibawa," ujar Dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut