Habib Bahar Smith Ngaku Aniaya Sopir Taksi Online Gegara Istri Digoda
Habib Bahar kembali mempertegas bahwa penganiayaan terhadap korban Ardiansyah dilakukannya karena mendengar laporan dari Jihana bahwa telah digoda. "Yang saya maksud kan laporan istri ke saya digoda. Intinya itu yang menyebabkan saya langsung naik darah, emosi, dan melakukan pemukulan," tutur Habib Bahar.
Saksi korban kembali menjawab singkat, "Tidak ada (tidak menggoda istri Habib Bahar)," tegas Andriansyah.
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejati Jabar Suharja sempat mengungkapkan, peristiwa bermula ketika Andriansyah dihubungi Jihana untuk mengantar ke Pasar Asemka, Jakarta Barat, tanggal 4 September 2018 lalu. Sekitar pukul 11.30 WIB, korban menjemput Jihana di kediamannya.
Aktivitas belanja itu selesai sekitar pukul 15.30 WIB. Korban lalu mengantar Jihana kembali ke kediamannya. Namun di perjalanan, mereka terjebak macet sehingga Jihana mengajak korban untuk makan dulu di sekitar Jalan Mangga Besar. Sekitar 20.00 WIB, perjalanan kembali dilanjutkan menuju ke kediaman Jihana.
Setibanya di rumah sekitar pukul 23.00 WIB, Bahar telah menanti di depan pintu rumah. Saat itu, korban sempat mendengar ada perselisihan di antara Bahar dan istrinya. Tak lama, Bahar kemudian mendatangi korban dan masuk ke dalam mobil meminta untuk diantarkan ke depan kompleks.
Di dalam mobil, Bahar tiba-tiba bertanya kepada korban, apakah dirinya mengenali Bahar atau tidak. Korban pun mengakui tidak mengenal Bahar yang dibalas pukulan tangan hingga korban ke luar mobil. Bahkan, Habib Bahar sempat menunjukkan pisau kecil warna silver pada korban sebelum melakukan pemukulan.
Editor: Agus Warsudi