Gus AMI Turun Gunung Menangkan Solihin-Ratnawati di Pilbup Indramayu
Gus AMI berharap, ke depan, Kabupaten Indramayu bisa lebih adil, makmur, dan sejahtera dengan seluruh potensinya, baik potensi sumber daya manusia (SDM) maupun sumber daya alam (SDA)-nya sebagai penopang pertumbuhan ekonomi bagi Ibu Kota DKI Jakarta, Provinsi Jabar, maupun Kabupaten Indramayu sendiri.
"Saya kira Jakarta tanpa indramayu kelaparan juga," ujarnya.
Gus AMI juga mengatakan, agar potensi Kabupaten Indramayu dapat dioptimalkan, maka ada tiga syarat penting yang harus dilalui, di antaranya kepemimpinan serta manajemen pemerintahan di Kabupaten Indramayu harus maju dan baik untuk masyarakatnya.
Selain itu, pemerintah pusat juga harus memberikan ruang seluas-luasnya dan memberikan fasilitas yang memadai untuk seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu.
"Manajemen pemerintahan dan masyarakatnya harus nyambung. Jangan rakyatnya jalan sendiri, pemerintahannya jalan sendiri, semua harus dalam koordinasi yang kuat dan kokoh. Ini menjadi sangat penting untuk kepentingan fondasi, agar kita lebih cepat maju," katanya.
Ketua DPW PKB Jabar, Syaiful Huda mengatakan, sebagai partai pengusung sholawat, PKB yakin pasangan Sholawat berkomitmen dan berkhidmat untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat, terutama petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga guru ngaji.
"Salah satu wujud konkret dari keberpihakan, Pak Solihin, Pak Solihin siap mengalokasikan anggaran APBD kurang lebih sekitar Rp100 miliar untuk nelayan di Kabupaten Indramayu ini," kata Huda.
Alokasi dana APBD dengan besaran yang kurang lebih sama tersebut juga akan dialokasikan untuk petani, pelaku UMKM, dan guru ngaji. Alokasi dana APBD untuk kesejahteraan masyarakat menurutnya menjadi komitmen Sholawat untuk menyejahterakan masyarakat Kabupaten Indramayu. Agung Bakti
Editor: Kastolani Marzuki