Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bandung Geger, Terjadi Kasus Dugaan Pencabulan Sesama Jenis Antaranak di Bawah Umur
Advertisement . Scroll to see content

Guru Ngaji Diduga Cabul Diamankan Polisi di Purwakarta, Polsek Digeruduk Emak-emak

Kamis, 29 September 2022 - 20:13:00 WIB
Guru Ngaji Diduga Cabul Diamankan Polisi di Purwakarta, Polsek Digeruduk Emak-emak
Emak-emak menggeruduk Mapolsek Plered Purwakarta lantaran jengkel terhadap oknum guru ngaji cabul yang sudah diamankan polisi. (Foto: iNews.id/Didin Jalaludin)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id - Puluhan emak-emak dari Desa Babakan Sari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, menggeruduk kantor mapolsek setempat, Kamis (29/9/2022). Mereka merupakan keluarga korban pencabulan oleh seorang oknum guru ngaji kepada muridnya. 

Aksi emak-emak tersebut sesaat setelah polisi mengamankan pelaku dan keluarga korban yang merasa jengkel mengejarnya hingga ke Mapolsek Plered.

Emak-emak ini terus mengamuk dan mencoba mengejar pelaku pencabulan yang dibawa petugas. Mereka berteriak-teriak untuk meluapkan emosinya lantaran anggota keluarganya menjadi korban pencabulan oleh guru ngaji berinisial A (70).

Menurut Kapolsek Plered, AKP Suparlan, aksi pencabulan ini terbongkar setelah korban melapor ke orang tuanya, kemudian keluarga korban melanjutkan laporannya ke polisi. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, aksi bejat pelaku dilakukan terhadap anak di bawah umur, rentang 11 sampai 15 tahun.

"Ya, kasus dugaan pencabulan. Untuk kasus ini kami limpahkan ke Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Purwakarta,"ujar Kapolsek Plered AKP Suparlan.


Hasil pemeriksaan sementara, pelaku yang sehari-hari mengajar mengaji itu mengakui telah melakukan tindakan asusila terhadap muridnya yang berjenis kelamin permpuan. Korban masih di bawah umur dengan rentan usia 11-12 tahun. 

"Adapun korban yang sudah melaporkan ada empat orang, untuk motif dan modusnya belum dilakukan pendalaman. Kasusnya dilimpahkan ke Polres, nanti tim penyidik dari Polres yang mendalami,"tutur AKP Suparman.

Salah seorang emak-emak yang berada di Polsek Plered menyenyebukan kasus dugaan pencabulan ini terungkap berdasarkan pengakuan murid pelaku kepada keluarganya. 

"Korban melakukan perbuatan asusila dengan memegang organ sensitifnya. Dan bisa jadi korbannya lebih dari dua tiga orang," ucapnya.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut