Guru di Cirebon Dipecat gegara Kata Maneh, Ridwan Kamil Diminta Jangan Alergi Kritik
Guru tersebut bisa dipecat ketika memiliki kesalahan atau bersikap menyalahi aturan. Namun, jika Sabil dipecat gara-gara mengritik orang nomor satu di Jabar, itu tidak diperbolehkan.
"Kalau ada guru, sekarang yang ramai di SMK di Cirebon dipecat karena mengritik Ridwan Kamil, itu menjadi salah besar, salah kaprah, dan itu tidak mencerminkan sebagai pemimpin yang bijak," ujar dia.
Bangsa ini, tutur Ujang Komarudin, harus terus mengedepankan keterbukaan dan transparansi. Keduanya bisa berjalan ketika ada kritik dari publik, termasuk dari guru.
Ibaratnya, lanjut Ujang, guru itu merupakan pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka adalah orang yang mengabdi untuk bangsa melalui jalur sekolah.
"Kalau hanya mengritik lalu dikriminalisasi, dipecat, itu menjadi persoalan tersendiri. Ini budaya yang tidak bagus, tidak baik jika harus terjadi," tutur Ujang.