Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Tes Acak, 14 Siswa dan Guru di Bandung Positif Covid-19
Advertisement . Scroll to see content

Guru dan Murid Terpapar Covid-19, Pemkot Bandung Hentikan PTM di Sejumlah Sekolah

Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:40:00 WIB
Guru dan Murid Terpapar Covid-19, Pemkot Bandung Hentikan PTM di Sejumlah Sekolah
PTM di sejumlah sekolah di Kota Bandung dihentikan lantaran ditemukan guru dan murid positif terpapar Covid-19. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Nanti harus terpetakan bagi siswa yang tinggal di Kota Bandung atau siswa yang tinggal di luar Kota Bandung. Yang utama bagi kami penanganan ini sudah terstandarisasi," tutur Sekda Kota Bandung.

Saat ini kasus aktif COVID-19 di Kota Bandung sebanyak 72 orang. Angka itu mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya yang rata-rata per hari mencapai 90-100 kasus aktif.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 14 siswa dan guru di Kota Bandung terdeteksi positif Covid-19, setelah dilakukan tes secara acak oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung sejak Jumat (15/10/2021) lalu. Kasus positif tersebut didapat dari sekitar 1.500-an siswa dan guru yang telah dites. 

Meskipun begitu, jumlah kasus positif bisa bertambah lantaran belum semua tes PCR telah diketahui hasilnya. "Sebanyak 14 yang positif itu terdiri atas siswa dan guru. Mereka mayoritas tidak bergejala, sehingga, saat ini kami melakukan tindakan tracing kepada siswa dan guru di sekolah tersebut," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiani Apip pada acara Bandung Menjawab, Selasa (19/10/2021).

Menurut dia, ke-14 siswa dan guru yang positif tersebar di beberapa sekolah di Bandung. Kendati begitu, dia tidak menyebutkan sekolah dari jenjang mana yang terdeksi positif. Namun ada dari yang positif itu warga luar Kota Bandung.

"Tidak semua sekolah terdeteksi positif. Ada yang nol positif. Ada juga yang satu atau dua, dari sekitar 30 siswa yang kami tes secara acak satu sekolah ," ujar dia.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut