Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Petani Tewas Tertabrak Kereta Api di Indramayu saat Cari Padi Sisa Panen
Advertisement . Scroll to see content

Gunakan Dua Varietas Padi Produk HKTI, Hasil Panen Petani Melimpah 

Rabu, 05 Mei 2021 - 00:06:00 WIB
Gunakan Dua Varietas Padi Produk HKTI, Hasil Panen Petani Melimpah 
Lahan pertanian padi. (Foto: Ilustrasi/Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Umur tanamnya lebih cepat dibanding varietas lain, 70 hari sampai 75 hari setelah tanam sudah bisa dipanen. M70D juga tahan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) wereng batang coklat," ujar Opik.

Dari sisi produktivitas, sawah yang ditanami M70D bisa menghasilkan lebih dari 9 ton gabah kering. "Berdasarkan pengalaman dan hasil riil musim lalu, (produktivitas) M70D sanggup menembus 9,5 ton gabah kering panen per hektar," jelasnya.

Sementara itu Eko Sumaryanto, petani di desa Sumber Rejo, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah, memilih varietas M400 yang tak kalah unggul. Selain membuat hasil panen meningkat, padi jenis M400 juga tahan terhadap serangan hama dan anomali cuaca.

"Kelebihan M400 ini produksinya tinggi, dan tahan terhadap wereng. Saya mengucapkan terima kasih kepada HKTI provinsi Lampung dan pak Moeldoko yang telah melepas benih varietas M400 pada kami," kata Eko.

Padi M400 yang telah disertifikasi Kementerian Pertanian, telah ditanam di berbagai daerah di tanah air dengan hasil panen minimum 8,8 ton per hektar. Bahkan di Lumajang, pernah mencapai 11 ton per hektare.

Bersama M70D, kehadirannya diharapkan mampu menggenjot produksi pertanian secara signifikan, sekaligus mensejahterakan petani seperti yang menjadi misi HKTI. Kastolani Marzuki

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut