Gubernur Ridwan Kamil: Pemimpin Harus Bisa Jadi Contoh yang Baik bagi Warganya
"Itulah contoh ketidakmampuan memimpin diri sendiri," ucapnya di hadapan 60 peserta pelatihan yang merupakan ASN dari berbagai instansi se-Indonesia.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan, tahapan kedua yang harus dilalui pemimpin, yakni memimpin keluarga. Dari catatannya, banyak pemimpin yang tidak lulus dalam tahapan ini, terlihat dari cukup tingginya angka perceraian di Indonesia.
"Suami menjadi imam bagi istri dan anaknya, tidak semua juga lulus. Buktinya tingkat perceraian cukup tinggi," tuturnya.
Tahap ketiga kepemimpinan di masyarakat maupun organisasi yang akan segera menjadi tanggung jawab para peserta pelatihan. Kepemimpinan tahap ini tidak bisa dihindarkan dari perubahan global. Salah satu yang harus diwaspadai pemimpin, menyadari bahwa dunia semakin kompetitif.
"Kalau pemimpin tidak bisa berkompetisi, bahasa Inggrisnya pas-pasan, wawasan digitalnya terbatas, ilmunya tidak di-update, akan kalah dengan bangsa lain yang bergerak lebih cepat," tuturnya.