Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Air Mata Ridwan Kamil Menetes di Sumur Doa Museum Tsunami Aceh 
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Menangis di Sumur Doa Museum Tsunami Aceh 

Sabtu, 25 Desember 2021 - 22:37:00 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil Menangis di Sumur Doa Museum Tsunami Aceh 
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meneteskan air mata di dalam Sumur Doa Museum Tsunami Aceh. (Foto/Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya banyak meneteskan air mata dalam proses sketsanya, termasuk dalam proses presentasinya pun saya terbata-bata karena ratusan ribu nyawa melayang akibat tsunami Aceh," ungkapnya. 

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan bahwa proses penciptaan Museum Tsunami Aceh merupakan akumulasi dari memori yang terekam dari peristiwa tsunami yang terjadi 26 Desember 2004 silam itu. 

"Prosesnya (rancang bangun) sekitar sebulan, tapi proses pencarian cukup intens, mencari cara sederhana agar masyarakat bisa merasakan langsung peristiwa itu, seperti ketakutan, basah, gelap, dan lainnya," tuturnya. 

Disinggung filosofi Museum Tsumami Aceh, Kang Emil menerangkan museum ini merepresentasikan ketakutan, kesedihan, dan harapan. 

"Jadi setelah rasa takut yang ditandai lorong gelap dan gemiricik air di bagian pintu masuk, lalu kesedihan dengan adanya sumur doa, dan terakhir harapan dengan hadirnya lorong menuju atap bangunan," terangnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut