Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pekerja Migran Hasilkan Devisa Rp159,6 Triliun per Tahun, Menko Airlangga: Indonesia Bangga
Advertisement . Scroll to see content

Golkar Institute Gelar Pendidikan Politik, Airlangga: Dunia Hadapi Tantangan The Perfect Storm

Senin, 22 Agustus 2022 - 18:57:00 WIB
Golkar Institute Gelar Pendidikan Politik, Airlangga: Dunia Hadapi Tantangan The Perfect Storm
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membuka Executive Education Program For Young Political Leaders Programe. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Golkar Institute kembali menggelar Executive Education Program For Young Political Leaders atau program pendidikan bagi para pemimpin muda, angkatan ke-8 selama sepekan di Jakarta, Senin (22/8/2022). Dalam pendidikan politik ini, peserta akan mempelajari kondisi geopolitik dunia, komunikasi politik, kepemimpinan, dan strategi kampanye.

Saat memberikan opening remarks di acara itu, Ketua Dewan Pembina Golkar Institute Airlangga Hartarto mengatakan, Partai Golkar senantiasa berpikir ke depan. Karena itu, Golkar memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Executive Education Program for Young Political Leader angkatan ke-8 dan diskusi publik bertema “Tantangan Perubahan Iklim: Dimensi Ekonomi dan Politik” tersebut.
              
“Tema ini sangat penting kami angkat karena sangat relevan di tengah tantangan yang dihadapi saat ini. Dunia kini tengah menghadapi tantangan The Perfect Storm, badai dahsyat yang ditandai dengan 5 C (Covid-19, conflict, climate changes, commodity price, dan cost of living),” kata Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar itu.

Untuk membawa Indonesia menjadi negara maju, ujar Airlangga Hartarto, tantangan 5C itu harus dihadapi dengan semangat bersatu, bertransformasi, bekerja keras, berdoa, dan berorientasi pada hasil. Partai Golkar bersama PAN dan PPP yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sudah mengeluarkan visi dan misi KIB, yaitu, membangun Indonesia maju.

“Visi dan misi ini menjabarkan strategi kita menghadapi kelima tantangan 5C di atas, memanfaatkan masa bonus demografi Indonesia yang hanya berlangsung selama 10 tahun (2025-2035). Caranya, dengan melakukan transformasi ekonomi melalui Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional (PATEN),” ujar Airlangga yang juga Menko Perekonomian RI tersebut.

Airlangga Hartarto menuturkan, salah satu dari tantangan 5C, yaitu Climate Change atau Perubahan Iklim, akan senantiasa menjadi topik penting di masa depan. “Bumi kita ini sebenarnya tidak sedang baik-baik saja. Perubahan iklim terutama diakibatkan oleh aktivitas manusia yang menghasilkan emisi karbon dengam membakar energi fosil, seperti minyak bumi dan batu bara, telah mengakibatkan suhu rata-rata bumi saat ini lebih panas 1,1 derajat daripada awal 1900-an,” tutur Airlangga Hartarto.
                            
Indonesia, kata Airlangga Hartarto, sudah menandatangani perjanjian dunia di Konvensi PBB tentang Perubahan Iklim dan Paris Agreement pada 2015 untuk menjaga agar kenaikan suhu bumi di abad ini tidak mencapai 2 derajat, bahkan kalau bisa tidak lebih dari 1,5 derajat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut