Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Juru Parkir di Sumedang Tewas Dibacok, 2 Pelaku Ditangkap saat Piknik di Pangandaran
Advertisement . Scroll to see content

Gegara Selisih Paham di Jalan Kadudampit Sukabumi, Pedagang Sayur Tewas Dibacok OTK

Sabtu, 15 Juli 2023 - 13:43:00 WIB
Gegara Selisih Paham di Jalan Kadudampit Sukabumi, Pedagang Sayur Tewas Dibacok OTK
Kapolsek Cisaat, Kompol Deden Sulaeman mengunjungi anak korban yang mengalami luka bacok pada tangan. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)
Advertisement . Scroll to see content

"Memang saya lihat di TKP jalannya butut berlubang. Ketika terjadi perselisihan, kemudian tiba-tiba si pelaku yang dibonceng mengeluarkan sajam (senjata tajam). Kan takut tuh, minta maaflah, lalu dianggap masalah itu sudah selesai. Si korban ngangkut dulu barang jualannya seperti sayuran segala macam yang mau dijual di pasar, diangkutin lagi ke motor," ujar Deden. 

Namun si pelaku masih kesal, lanjut Deden, tiba-tiba pelaku balik lagi dengan menggunakan sepeda motor. Menurut pengakuan anaknya, pelaku yang mengendarai sepeda motor tidak melakukan apa-apa, tapi pelaku yang diboncengnya, yang membacok kepada bapaknya.

"Kalau menurut keterangan korban anaknya, dia kan kena bacok lengan kirinya. Dia masih sadar dan bisa menerangkan. Anaknya tersebut sempat melindungi bapaknya yang sempoyongan setelah dibacok pelaku, berusaha melerai dengan menangkisnya, hingga ikut terluka," ujar Deden.

Lebih lanjut Deden mengatakan, pelaku setelah melakukan penganiayaan, lalu kabur dengan sepeda motornya ke arah bawah menuju Cisaat. Lalu korban yang mengalami luka di bawah dada dibawa di klinik, namun nyawanya tidak tertolong, dan saat ini sudah dibawa ke RSUD R Syamsudin SH untuk dilakukan visum.

"Jadi peristiwa ini tidak ada hubungannya dengan aksi geng motor. Menurut pengakuan anaknya korban yang ikut terluka. Pelaku berusia 21-23 tahun, sebaya dengan anaknya korban. Dan antara korban dan pelaku tidak saling mengenal," ujar Deden.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut