Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Majalengka Resah, Terpasang Spanduk Provokatif di Pasar Mambo
Advertisement . Scroll to see content

Gara-Gara Spanduk Provokatif, Kawasan Prapatan Mambo Majalengka Jadi Buah Bibir

Sabtu, 19 Desember 2020 - 18:23:00 WIB
Gara-Gara Spanduk Provokatif, Kawasan Prapatan Mambo Majalengka Jadi Buah Bibir
Kawasan Mambo terlihat dari arah Jalan KH Abdul Halim, Majalengka. Di kawasan ini  sejak dulu menjadi pusat perdagangan warga sekitar. Nama Mambo mendadak viral setelah adanya spanduk yang berisi tulisan provokatif. Foto : inin nastain
Advertisement . Scroll to see content

Tidak ada sumber pasti terkait penamaan Mambo. Namun, jelas dia, nama Mambo mungkin diambil dari jenis dagangan yang ada saat itu. Mambo, kata Naro, digunakan untuk menunjukkan jenis yang beraneka ragam.

"Dikenal juga ada es Mambo, karena warnanya banyak pilihan, beragam. Nah, di sana dulu sudah banyak pedagang, ada kopi, kacang rebus, dan tutut. Kalau toko, ada yang jual sembako. Dari beragamnya jenis itu, akhirnya masyarakat nyebut nama itu Mambo. Mungkin ya," jelas Naro.

Terkait luasan daerah yang disebut Mambo, tambah Naro, hanya sekitar 50 meter, atau dari lampu merah perempatan Jalan KH Abdul Halim sampai Perempatan Jalan A Yani. Era sekarang, daerah itu masuk ke kelurahan Majalengka Wetan.

"Jadi Mambo itu bukan nama blok atau kompleks. Tapi emang dari dulu sudah ramai aktivitas perdagangan," jelas dia.

Sebagai pusat masyarakat setempat berbelanja, tidak jauh dari Mambo juga terdapat bioskop. Namun, kini bioskop itu berubah fungsi jadi toko.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut