Gara-gara Pandemi Covid-19, Indeks Baca Masyarakat Jabar Turun 7 Poin
Semantara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi mengatakan, Dinas PKD Jabar terus berupaya meningkatkan indeks membaca masyarakat. Salah satunya dengan berusaha menambah sarana membaca, seperti perpustakaan.
Saat ini, kata Ahmad Hadadi, jumlah perpustakaan di Jawa Barat sebanyak 22.116. Dinas PKD Jabar mendorong lembaga-lembaga yang belum memiliki perpustakaan agar segera membangun fasilitas membaca tersebut.
Selain itu, Dinas PKD Jabar juga terus meningkatkan ketersediaan fasilitas membaca selain perpustakaan formal. "Kami menyediakan perpustakaan digital," kata Hadadi.
Perpustakaan digital ini, ujarnya, bisa diakses dengan mengunduh aplikasi Candil yang sudah tersedia di Google Playstore dan Apps Store.
Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya pun menyiapkan pojok bacaan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. "Ada kotak literasi cerdas yang tersedia di seluruh kecamatan di Jawa Barat. Di situ koleksi bukunya terus ditambah," ujarnya.
Ahmad Hadadi menuturkan, Dinas PKD Jabar bersama pemerintah kabupaten/kota menunjuk duta baca yang saat ini jumlah mencapai 1.549 orang. "Mereka bekerja sama dengan komunitas-komunitas untuk meningkatkan tingkat membaca masyarakat," tutur Hadadi.
Editor: Agus Warsudi