Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Khawatir Terjadi Kerumunan, Rencana Festival Maranggi 2020 Disoal Warga Wanayasa
Advertisement . Scroll to see content

Festival Maranggi 2020 Menuai Polemik, Begini Respons Ketua Harian GTPP Covid-19 Purwakarta

Jumat, 25 Desember 2020 - 17:30:00 WIB
Festival Maranggi 2020 Menuai Polemik, Begini Respons Ketua Harian GTPP Covid-19 Purwakarta
Suasana pembukaan Festival Sate Maranggi 2020 di Kecamatan Wanayasa, Purwakarta. Pro dan kontra bermunculan pascakegiatan tersebut digelar. Sehingga membuat Ketua Harian GTPP Covid-19 ikut merespons. Foto : Istimewa
Advertisement . Scroll to see content

“Sebenarnya untuk acara pemerintahan masih diperbolehkan sampai 24 Desember 2020. Setelah itu dilarang. Makanya, Festival Maranggi 2020 dimajukan yang tadinya akan digelar pada 27 Desember 2020,” kata Iyus, Jumat (25/12/2020).

Dia menjelaskan, Sate Maranggi Purwakarta secara resmi ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sehingga potensi ini harus terus didorong dengan pemberdayaan terhaap 400 pelaku usaha  sate maranggi. Karena akan berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat.

Menurut dia, para pelaku usaha sate maranggi terdampak secara ekonomi, penghasilan mereka menurun di masa pandemi Covid-19.  Pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi dan spirit agar penghasilan mereka pulih kembali.

“Di masa pandemi program pemulihan kesehatan dan pemulihan ekonomi menjadi skala prioritas. Berbagai program, bantuan, dan kebijakan untuk masyarakat di Kabupaten Purwakarta telah dilaksanakan termasuk program di sektor pariwisata,” ujarnya.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut